nurrokhim's blog

Ambillah hikmah walau dari mana asalnya

cinta pertama, semalam dimalaya

ada dua cara supaya tak tenggelam kedalam laut; belajar berenang atau menjauh dari laut..

ada dua cara supaya tak binasa dalam bercinta; belajar bercinta dengan sederhana, atau tidak bercinta sama sekali..


september 93′ kualalumpur
masih segar dalam ingatanku

==============

aku yang tenggelam kedalam arus cintamu..

maafkan aku jika coretanku ini tlah mengguris hati dan perasaan atau menyentuh kalbu..
Ini bukanlah sajak atau puisi…

Ini adalah susunan huruf terjemahan suara hati yang nyata pernah kita rasakan bersama..

Aku yg sebenarnya disini masih diulik kerinduan bersama kasih yg pernah disanjung dan dipuja suatu ketika dahulu. Yg pernah mjd bintang dalam diari hidupku..

Tak perlu aku sebut namamu atau ciri khas dirimu,
Biar kau mengerti sendiri yang bicara ini khas buatmu

aku tidak mau ketenanganmu terganggu dibingkisan ini..
Aku tidak mau kedamaianmu terancam dicatatan ini..
Dan aku jg tdk mau kebahagiaanmu terusik dibicara ini..

Aku cuma mahu dikau mengerti yang bicara ini lahir dari aku yang pernah menyentuh sukmamu..

Dulu… Aku yang pernah dikau panggil sayang.
kita salalu bersama tiap ada ruang yang lapang.

Kita sama-sama suka dan bergembira,
sama-sama mengukir janji,
kita sama-sama tersenyum..

memang indah saat itu..

Kita sama-sama memuji,
kita selalu bergandengan tangan, walau kemana kita berada.
kita selalu bersama tiap ada ruang waktu..
Sungguh aku sangat merasakan kebahagiaan saat itu..
kita saling berjanji akan tetap mencintai sampai mati.

kau selalu datang stiap aku merindukan..
kau selalu mengiyakan setiap apa yang aku katakan.

Namun setelah purnama bertukar ganti, segalanya berubah, segalanya musnah.

aku yang rebah tak berdaya, ketika mendengar orangtuamu tak merestui cinta kita.

dalam derajat yang rendah, dan usia yang masih mentah, aku tak berdaya meyakinkan keluargamu, bahwa aku juga punya cinta yang luar biasa..


Kini tinggal sepenggal catatan dlm ingatan,
ketika kutatap matamu mulai meredup,
aku tahu dukamu tak terukur,
memahami sedih dihati,
namun yg ada hny kagum dlm sesaknya dada,

benarkah ini kenyataan?,

kau tertunduk kristal itu terlepas mengalir dipipimu.
Menangis tanpa nada, kutatap paras sendumu kau sangat berduka. Kucoba utk mengerti antara mimpi dan nyata..
Tp tak dpt kulakukan antara hiba dan ragu..
kita bagai disandingkan antara mimpi dan impian.

Benarkah ini kenyataan..??

Akhirnya apa yg kan terjadi kini tlah terjadi,
lukaku perih krn senymu yg hilang.
Kini kata tak lg bermakna. Dan tinta tak lg pny arti,
namun sejuta pesonamu akan tetap abadi dlm ingatanku.
Cintamu tetap aku jdkan kenangan,
dan aku simpan diam2 didalam dada,
sebagai hadiah indah yang rahasia..

Terima kasih kerana kau tlah ciptakan sejarah dlm hidupku.
do’aku, semoga kau selalu ditaburi bunga-bunga bahagia tiap detik dan ketika. bersama suami dan anak-anak tercinta..

demi Allah, tidak ada niat untuk membuka luka lama dengan terpajangnya coretan di atas.
aku sudah menghapus semuanya,,, sungguh.

aku hanya ingin berbagi dengan seorang sahabat, yang hatinya baru saja diremukkan.
aku sendiri sulit membayangkan bagaimana perih dan sakitnya,
hanya bisa mengira-ngira.
karena, sebagaimana terbaca dalam coretan di atas,
aku pun pernah terluka..
sangat terluka..
.
.
by; yang pernah mencintaimu

13 Desember 2010 - Posted by | cinta, Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: