nurrokhim's blog

Ambillah hikmah walau dari mana asalnya

~DOA~

Doa adalah senjata terakhir kaum muslimin ketika segala usaha yang diupayakan belum menemukan hasilnya. Ketika segala daya upaya telah dikerahkan sedemikian rupa, namun apa yang kita inginkan belum terwujud, maka doa kepada Allah lah hal yang terakhir dapat kita lakukan. Namun, seringkali kita berdoa pada Allah, menuntut Allah agar segera mengabulkan doa-doa kita. Tanpa sadar kita sering mendikte Allah melalui doa-doa kita. Kita merasa doa-doa yang kita panjatkan sudah maksimal, dan kita pun bertanya kepada Allah mengapa doa-doa kita tak kunjung di kabulkan.

Seringkali kita sebagai hamba, ingin agar doa-doa kita segera dipenuhi oleh Allah. Kita tidak sadar bahwa Allah berkuasa untuk menangguhkan sampai batas waktu yang tidak dapat di tentukan. Semua itu adalah hak Allah. Kita sesungguhnya tidak dapat menggugat Allah.

Ibnu Atha’illah dalam kitab al hikam mengatakan

,”Janganlah menuntut kepada Allah karena keterlambatan terkabulnya permohonanmu, namun, tuntutlah dirimu sendiri yang kurang sopan”

Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri (bukan pada Allah), mengapa doa-doa kita belum juga dikabulkan oleh Allah??….

Pernahkah terpikir oleh kita, mungkin Allah belum segera mengabulkan permohonan kita karena kita belum benar-benar mendekat pada-Nya.

Saat adzan memanggil, kita belum bersegera melaksanakan shalat.

Shalat-shalat sunnah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw pun belum kita dirikan.

Kita pun masih enggan untuk melangkahkan kaki ke masjid untuk shalat berjamaah.

Mulut kita belum dibasahi dengan dzikir-dzikir Ilahi, malahan mulut ini kita hiasi dengan berghibah

Hati kita masih dipenuhi dengan rasa iri, dengki dan prasangka yang entah ditujukan pada siapa

Al quran pun hanya sebagai teman jalan-jalan kita, ataupun menjadi pengganjal tas kita agar kelihatan penuh.

Ikhtiar yang kita lakukan, masih diiringi dengan keluh kesah

Ataupun, saat shalat, kita belum sepenuhnya menghamba pada-Nya, saat shalat, kita masih memikirkan hal-hal selain Allah.

Jika hal-hal itu masih kita lakukan, pantaskah kita menuntut Allah untuk segera mengabulkan doa-doa kita??….

Saat kita belum menjadikan Allah sebagai hal yang utama dalam hidup kita, pantaskah kita menuntut Allah untuk mewujudkan segala permohonan kita…..

Cepat atau lambat, sesungguhnya Allah akan memenuhi doa-doa kita, bergantung doa yang kita panjatkan kepada-Nya.

Banyak hal mengapa Allah masih belum mengabulkan permohonan kita, dan penyebabnya bukanlah dari Allah, melainkan dari diri kita sendiri yang belum bersungguh-sungguh untuk memohon dan menghamba pada-Nya…..

“Janganlah sampai engkau lupa atau tidak mempedulikan doa. Doa yang engkau panjatkan bukan semata-mata meminta atau memohon, melainkan sebagai pengungkapan kebutuhan dan ketergantunganmu kepada-Nya” Ibnu Atha’illah

17 Oktober 2010 - Posted by | renungan | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: