nurrokhim's blog

Ambillah hikmah walau dari mana asalnya

SUKSES dan BAHAGIA

Sahabat,

terkadang kita mempunyai target tertentu untuk mencapai kesuksesan
dengan mengerahkan semua sumber daya yang ada pada diri kita untuk mencapai kesuksesan tersebut

tenaga,
pikiran,
waktu,
kesehatan,
modal

kita curahkan untuk mencapai kesuksesan tersebut
tapi terkadang juga, pada saat kita mencapai kesuksesan itu, kita tidak mendapatkan kebahagiaan
terhadap kesuksesan yang kita capai

kita tidak bisa menikmati kesuksesan tersebut
padahal semua kriteria kesuksesan kita capai
jabatan,
harta,
kesenangan hidup….
terpenuhi

kita tidak bisa menikmati kesuksesan itu karena kita tidak bisa membayar kembali waktu yang telah kita gunakan

waktu bercengkrama dengan pasangan
waktu bermain dengan anak
waktu untuk beribadah
waktu untuk bersilaturahim dengan keluarga

kita tidak bisa membayar kembali kesehatan kita
dimana pada saat kita sakit
kesuksesan hanya bisa kita pandang
tanpa bisa kita nikmati

kita tidak bisa lagi membayar tenaga yang telah kita keluarkan
kebahagiaan kita sirna bersama dengan kesuksesan yang kita dapatkan
kebahagiaan kita sirna………..

padahal

meraih kebahagiaan lebih mudah dari pada meraih kesuksesan

kebahagiaan ada di pola pikir kita

kebahagiaan itu ada pada cara pandang kita

kesuksesan adalah mendapatkan apa yang kita harapkan
sedangkan kebahagiaan menginginkan apa yang didapatkan

kesuksesan didapat di akhir pencapaian
kebahagiaan didapatkan sepanjang perjalanan

kesuksesan adalah hasil
kebahagiaan adalah proses

kesuksesan adalah kuantitas
kebahagiaan adalah kualitas

kesuksesan sifatnya fisik
kebahagiaan sifatnya spiritual

ya, kebahagiaan itu memang ada di pikiran kita

kebahagiaan itu akan timbul ketika kita mensyukuri proses yang sudah kita jalani sungguh – sungguh

pengayuh becak akan bahagia ketika sepanjang hari dia mengayuh dan mendapatkan ribuan rupiah untuk dibelikan makanan untuk keluarganya
letak kebahagiaannya adalah, ketika dia mensyukuri berapapun yang dia dapat
dengan penuh keridhoan
sehingga dia bisa menikmati makanan apapun yang dihidangkan oleh istrinya

seorang pengusaha tidak akan bisa menikmati milyaran rupiah yang ada di tangannya
ketika dia terjerat pada pikiran bagaimana mencapai lebih dari itu
melupakan proses
gelisah
dan lupa mensyukuri nikmat-Nya

sekali lagi

kebahagiaan ada pada cara pandang kita

Tentunya, yang kita harapkan adalah kesuksesan yang membahagiakan

Jadi, kita harus tentukan target kesuksesan setinggi menara pencakar langit,
namun pada tiap tahapan proses,
kita perlu melakukan perenungan terhadap apa yang telah kita capai
dengan penuh keridhoan dan mensyukurinya

sehingga dalam setiap langkah menuju kesuksesan kita selalu diliputi dengan kebahagiaan.

29 September 2010 - Posted by | kehidupan, renungan, sahabat, Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: